SEJARAH PUBLIK sebagai ALTERNATIF KARIR | CMG
Gambar: GURUPENDIDIKAN.COM
Sejarah Publik sebagai Alternatif Karir
Sejarah Publik memfokuskan diri pada kebutuhan
masyarakat, yang merujuk pada pekerjaan sejarawan dan metode historis di sisi luar
akademik. Pada umumnya sejarawan publik bekerja dengan dan untuk publik umum di
berbagai institusi baik pemerintah atau pun lembaga riset di luar pemerintah,
seperti lembaga arsip, museum, organisasi-organisasi kebijakan publik,
masyarakat sejarah atau komunitas sejarah, dan di media (surat kabar, televisi).
Oleh sebab itu, kata Chelsea Paige Buffington, sejarah publik itu sebenarnya
dimaksudkan untuk mengumpulkan, penyediaan dan desiminasi informasi tentang
kelampauan. Untuk maksud tersebut, Sejarawan Publik menggunakan berbagai alat
photographs, sejarah lisan, eksibisi museum, dan multimedia untuk meluaskan
issu-issu sejarah dan untuk menghadirkan issu sejarah bagi masyarakat
non-akademik.
Pekerjaan mereka bisa saja sebagai editor,
arsiparis, sejarawan lisan, administrator, curator, konsultan historis,
penulis, analisa kebijakan publik, dan seterusnya, yang terpenting sejarawan
publik mendessiminasi informasi sejarah untuk masyarakat luas. Dewasa ini
terdapat provider-provider yang menyediakan material sumber primer dan
sekunder, dan mereka sering menghadirkan informasi-informasi untuk para patron
(pengusaha, kapitalis), sehingga para patron dapat merumuskan ide-ide tentang
sejarah dan peristiwa sejarah, eksibisi dan penelitian.
Perkembangan sejarah publik pada suatu daerah
kadang kala terkait dengan tradisi budaya yang berlaku di tengah masyarakat.
Pengerjaannya dipengaruhi oleh berbagai kepentingan, seperti nilai-nilai
patriotik, kebangsaan, warisan budaya, atau monumen budaya demi heritage
tourism, dan sebagainya. Kalau kita mengacu pada sejarah publik yang tumbuh di
Amerika, maka kelahirannya banyak terkait kepada nilai dalam wadah baru sebuah
bangsa yang disebut United States of America (USA). Sejarah publik USA menekankan
pada konsensus sosial, sedangkan di Inggris menekankan pada sejarah rakyat,
sehingga penekanan lebih pada soal-soal konflik sosial dan ketidakadilan.
Sementara itu, Australia berkenaan dengan identitas dan kebutuhan pribumi
Australia dalam mencari keadilan politik dan budaya. Di Indonesia perkembangan
sejarah publik sudah disentuh oleh institusi yang bergerak di bidang
pelestarian benda, situs, atau bangunan sejarah, kerja kearsipan, dokumen
sejarah, sejarah lisan (oral history), dan juga para kurator museum. Begitu
juga masyarakat lokal setempat telah turut berpartisipasi dalam menggali
informasi berkenaan dengan lingkungan dan tempat, sehingga informasi sejarah
tersebut tentu saja berguna tidak saja bagi pewarisan nilai, tetapi juga untuk
kepentingan pembangunan masyarakat.
Sebagai sejarawan, kita semua melakukan
penelitian, kita semua menganalisis dan menginterpretasikan temuan, dan kita
semua mengkomunikasikan hasil. Oleh sebab itu, sesungguhnya perbedaan utama
antara sejarah publik dan akademik terletak di bidang komunikasi dalam
khalayak, bahwa sejarawan publik berusaha menyampaikan ke tengah masyarakat
tentang produk/hasil sejarah untuk masyarakat umum. Bagaimanapun, Sejarah
publik tercipta seiring dengan perkembangan teknologi dan informasi serta
metode metode baru dalam presentasi, penyelidikan, dan evaluasi sumber.
Penggunaan metode baru dan teknologi menjadi tantangan khusus bagi kita yang
ingin berprofesi sebagai sejarawan publik.
Sejak abad ke-20, tujuan sejarah publik sudah
mulai diarahkan pada profesionalisasi, sehingga ada standarisasi.
Sarjana-sarjana sejarah mulai banyak ditraining (dilatih) bekerja sebagai
pelayan publik dan melakukan pencatatan sejarah dan memberikan pertanggung
jawabannya untuk publik. Pelatihan sebagai sejarawan publik dimaksudkan untuk
dapat bekerja di berbagai bidang, mulai dari pekerjaan disain pendidikan dan
pameran untuk pelestarian dan pengelolaan dokumen, konsultan pembuatan film
dokumenter, hingga menjadi pendisain situs websejarah. Sejak tahun 1970-an,
berbagai topik sejarah publik muncul secara teratur dalam berbagai jurnal
sejarah dan konfrensi tahunan The NCPH‟s yang menggambarkan koleksi sejarah
umum dari berbagai bidang yang berbeda.
Source: http://repo.unand.ac.id/12352/1/Sejarah%20Publik%20Sebagai%20Alternatif%20Karir.pdf

👍
BalasHapus